Alina langsung memasak apa yang barusan di belanjakan nya, dia rencana akan mengantarkan makan siang untuk Stefan di kantornya. Walaupun dia belum konfirmasi, namun Alina tetap akan mengantar makan siangnya itu, entah di titipkan ataupun bertemu langsung. Inah yang masih sibuk menyetrika baju nampak heran melihat Alina yang begitu antusias untuk memasak. "Tidak istirahat dulu Lin? Baru datang kok langsung sibuk di dapur?" tanya Inah. "Oya Mbak, biar cepat selesai!" jawab Alina. "Mau antar makan siang ke kantor Bapak nanti?" tanya Inah. "Iya Mbak!" "Kalau Bapak pas meeting atau sibuk gimana Lin? Kamu belum janjian kan?" "Tidak apa-apa Mbak, kan bisa di titipkan satpam atau karyawan yang lain!" sahut Alina yang masih terus menyiangi bahan masakannya. Setelah selesai dengan pekerja

