Pagi itu, seperti biasa, setelah bangun, mandi dan berpakaian, Alina turun ke bawah untuk membantu Inah menyiapkan sarapan pagi. Love dan Stefan masih lelap dalam tidur, Alina sangat sayang pada Ayah dan anak sambungnya itu, dia melakukan segala sesuatu dengan ikhlas dan dengan segenap hati. Bagi Alina, bisa menikah dengan Stefan dan melayani dengan sepenuh hati, itu sudah membuat dia bahagia lahir batin. "Ini sudah hampir selesai! Sana kau urus dulu Bapaknya si Montok, biar aku yang mengurus bekal dan seragam si montok!" kata Inah. Sarapan pagi memang sudah siap dan tinggal menata saja di meja makan, menunya pagi ini adalah nasi goreng seafood dan s**u putih, juga puding buah. Inah nampak menuju ke kamar Love untuk membangunkan dan memandikannya, sementara Alina kembali ke kamarnya u

