Tidak. Jangan, Adrian. Aku tidak mau membuatnya takut. Kurasa Stefhana berhak untuk menikmati hidupnya dalam damai sedikit lagi sebelum ia bersamaku. Anggaplah itu tanda hormatku sebab aku sangat-sangat mencintainya. Kulirik claypotku, hidangan ini rupanya tidak terlalu buruk. Aku sudah menghabiskannya dan cukup berterima kasih pada Stefhana sudah mengenalkanku pada menu seenak ini. Hujan juga ternyata cuma sebentar, langit sudah kembali cerah dan menyisakan sedikit gerimis. Dasar pancaroba, karena cuaca ekstrem seperti ini banyak orang yang masuk Rumah Sakit. Orang-orang yang hanya menunggu hujan reda pun mulai turun dan meninggalkan lantai dua. Stefhana juga tampaknya hampir selesai makan. Lahap sekali dia, sudah lapar ya? Manisnya. Mungkin aku juga harus belajar memasak memakai clayp

