"Aku harap aku tidak membuatmu begitu kecewa. Benar, akulah yang tinggal di sebelahmu selama ini. Aku yang kamu berikan kukis saat itu, dan aku yang memberikanmu mawar. Dan mengetahui kamu merawat mawar dariku, membuatku lebih dari bahagia." "Tapi semalam, aku benar-benar tidak bisa melupakan rasa bibirmu. Aku menyesal tidak menciummu lebih lama. Bahkan dengan kepasifanmu saja aku bisa secandu ini. Aku tidak sabar untuk yang berikutnya... Our next hot kissing is coming soon, honey. Are you excited?" Smartphone itu kubiarkan jatuh dari tanganku ketika aku tidak lagi memberi kekuatan untuk menggenggam. Di kamar kostku yang gelap ini aku memojok, menyelimuti diri di atas kasur. Apa cuaca hari ini dingin? Tidak. Dari pagi sampai sore sangat cerah, malam pun tidak berhujan. Dari mulai kamar i

