33. Bimbang

1007 Kata

Amanda diam, menimbang tawaran temannya. "Aku harus bagiin makanan ini. Kalau keburu dingin nanti gak enak." "Em ... oke. Aku temenin kamu bagiin makanannya. Abis itu gantian kamu yang temenin aku makan, gimana?" "Kenapa jadi tawar menawar? Aku cuma tuker saldo dengan uang tunai. Kalau kamu gak mau bantu, ya udah. Aku bisa minta tolong sama yang lain," kesal Amanda. "Baiklah. Gitu aja ngembek. Kamu gak berubah, masih aja tukang ngambek," sahut Jeremy sembari terkekeh. Memberikan beberapa lembar uang. Amanda mengambil dengan kasar lalu membayarkannya. "Gak usah dikembalikan." "Udah. Aku niatnya nuker, bukan minta," sahut Amanda. "Sejak kapan kamu jadi hitung-hitungan?" Pria itu menatap lekat. "Sejak sekarang. Lagian aku juga punya uang," jawab Amanda. Jeremy menghela napas panjang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN