"Woy!" Kia memukul pundak Amanda yang langsung melonjak terkejut. "Ngapain sih? Dari tadi bengong aja." Amanda melirik sebal, hanya sekilas. Setelah itu kembali mengalihkan tatapan. "Kok gak ada?" Ia lari ke tempat di mana wanita yang menurutnya memiliki wajah mirip Kamila tadi berada. "Eh, Manda! Tunggu!" Weni dan Kia mengekor. "Kalian lihat gak tadi? Ada cewek di sini. Rambutnya panjang, terus berdiri sambil telponan." Amanda bertanya, menatap dua temannya bergantian. Weni dan Kia saling bertatapan untuk beberapa saat kemudian menggeleng dengan kompak. Amanda diam. Apa mungkin ia yang salah lihat? "Memang cewek itu siapa?" Kia penasaran. "Em ... bukan siapa-siapa. Ayo balik kantor!" Amanda beranjak lebih dahulu. Sepertinya ia memang salah lihat. Tidak mungkin orang yang sudah men

