Tanpa ampun justru Erwin semakin terpacu untuk melanjutkan eksplorasinya. Kedua tangannya dengan kuat bersandar pada paha Hanjie, memaksimalkan dirinya untuk memberikan pelayanan dengan membuka kedua kaki istrinya lebar lebar agar dirinya dapat menggapai titik paling jauh. Erwin tidak akan membiarkan Hanjie menyembunyikan apapun darinya. Hasilnya darahnya malah kian berdesir hebat. sangat tidak tertahankan. Ketika puas hanya dengan memandanginya, kali ini Erwin berbuat lebih dengan melesakan lidahnya. Meluncur pada rahasia istrinya. Secara otomatis aksinya memunculkan aroma manis dari feromon yang dihasilkan titik itu, tanpa ragu Erwin tentu tidak akan melewatkanya begitu saja. rasanya yang tajam membuat Erwin teringatkan akan kepribadian sang istri. Ulahnya kali ini membuat perempuan it

