"Ayah!" Salwa berlari keluar dari rumah Ibu. Aku yang baru menghentikan mobil hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkahnya. Tak lama Ibu pun keluar menyambut kedatanganku. Aku turun segera dari mobil, berjalan memasuki teras rumah. "Ayah!" Kali ini Salwa berhambur memelukku. "Kalau ketemu itu biasain buat bilang assalamualaikum," tegurku. "Oh, iya lupa. Assalamualaikum," ujar Salwa, kemudian meraih tanganku dan mencium punggungnya. "Waalaikumsalam," jawabku. Aku pun meraih tangan Ibu dan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Salwa. "Assalamualaikum, Bu." "Waalaikumsalam. Ayo, masuk. Ibu sudah masak makan malam. Kamu makan dulu sebelum pulang, ya," ajak Ibu. "Ayo, makan, Ayah. Nenek masak ayam goreng enak banget," rengek Salwa. "Kok, tau enak?" tanyaku. "Tadi Sawa

