Bab 21. Karma?

1690 Kata

Acara berlangsung dengan khidmat. Selain acara syukuran, Abi juga mengadakan pengajian. Banyak wajah yang tersenyum bahagia. Abi dan Ami, bahkan Satria pun terlihat memberikan senyum pada beberapa tamu yang menyapa. Salwa, dan aku tentunya. Hanya satu yang sedari tadi tampak kurang senang menikmati acara ini. Siapa lagi kalau bukan Suci. Menjelang Magrib acara pun selesai. Satu persatu para tamu berpamitan pulang setelah diberikan sebuah bingkisan berisi makanan. "Alhamdulillah, beres," ujar Ami selepas tamu terakhir keluar dari rumah. "Ini biar nanti saja dibereskan. Kita siap-siap untuk salat Magrib," perintah Abi. "Ya, Abi," sahut Satria. "Ayo, Salwa. Ambil wudhu sama Om," ajaknya pada Salwa. "Iya, Om." Salwa melangkah bersama Satria ke arah mushola. "Suci," panggil Abi. Suci me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN