Bab 26: Prasangka

1138 Kata

Sudah beberapa hari ini, Ayu membaui ada wangi yang berbeda setiap kali suaminya menjemputnya pulang praktek malam. Bukan parfum yang biasa digunakan Ali. Wanginya lebih lembut. Serupa dengan parfum wanita. Hanya saja aromanya seperti sudah bercampur dengan aroma tembakau. Dan, Ali, setiap kali pulang dari menjemput Ayu, akan masuk kamar mandi. Mandi dan berkeramas. “Kamu mandi lagi, Mas?” tanya Ayu. “Enggak. Memang belum mandi.” “Keramasnya dua kali sehari sekarang?” “Hmmm.” Ayu kemudian ganti masuk ke kamar mandi. Membersihkan diri sebentar kemudian mengganti bajunya. Ia keluar lagi menengok keempat putranya. Naufal tampak sudah mengantuk di kasur lantai di depan televisi. Tegar sudah tertidur. Sementara Rayhan dan Azka masih asyik dengan mainannya masing-masing. “Kak Azka sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN