Part 33

963 Kata

"Pak, tolong batalkan pernikahan kita."  Beberapa minggu yang lalu, Pak Arvian dan keluarganya mendatangi rumahku dengan niatan untuk meminta restu agar dapat segera meminangku dalam waktu dekat. Orang-orang biasanya menyebut kegiatan tersebut sebagai acara lamaran. Awalnya aku takut bahwa keluargaku akan sulit beradaptasi dengan keluarga Pak Arvian. Namun tidak seperti dalam sinetron ku menangis...membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku..., Tante Wina dan Om Herry sangat pandai mengambil hati keluargaku.  "Maksud kamu apa Kin?" Tanya Pak Arvian yang merasa sangat bingung dengan pernyataanku.  Tak kunjung mendapat respons dariku. Pak Arvian membuka suaranya kembali, "Kamu mau prank saya ya?" Sekitar satu minggu yang lalu, aku dan Pak Arvian memutuskan untuk melakukan tes keseha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN