“Mas, pokoknya kita sembunyi-sembunyi aja, ya. Aku nggak mau Andrew tau meski dalam perjanjianku tidak melarang untuk bertemu siapa aja,” pinta Lea pada Rey. Rey mengangguk tersenyum. “Iya, Dek. Aku juga nggak mau Sara tau. Palingan sekarang dia juga lagi sama selingkuhannya.” Kemudian, Rey memegang tangan Lea di atas meja makan. Selama beberapa hari ini, mereka sering menghabiskan waktu berdua. Tanpa sepengetahuan Andrew. “Dek, kalau lagi sama aku ... cincinmu dilepas bisa nggak? Aku cemburu liatnya,” kata Rey. Kemudian, Lea meringis serta langsung melepaskan cincinnya. Rey berkata lagi. “Eh, Dek? Aku ada hadiah buat kamu. Tapi ... masih di hotelku. Aku kelupaan, kalau nanti mampir hotelku dulu gimana sebelum pulang?” “Eh? Hadiah apa, Mas?” tanya Lea. “Ada deh, nanti aja.” Lea men

