“Sekali buaya ya tetap buaya.” – Unknown. *** Saat Andrew hendak membuka pintu kamar, dia menoleh pada Lea yang sedang berdandan di depan cermin. “Kamu mau kemana?!” tanya Andrew. “Jalan sendirian. Ke pantai,” balas Lea agak tersengal. Andrew terkekeh. “Bercanda? Jalanmu aja kayak nenek-nenek begitu,” ucapnya lalu memutar bola matanya ke atas. “Mmm enak ya semalam?! Kok sampe susah jalannya,” goda Andrew lagi. Lea membatukkan tenggorokannya. “Se-semalam? Nggak ingat apa-apa. Aku kan ... mabuk. Ehem.” “Lah itu?! Kok ingat kalau mabuk?!” sanggah Andrew sambil mengangkat dagunya. Mata Lea berkeliaran mencari bukti yang bisa ia tunjukkan pada Andrew. Dia tidak ingin mengakui s*x yang mereka lakukan. Matanya berhenti di sebuah botol bir di dekat kaki Andrew, di tepi kolam dekat pintu

