“She finally gets my attention right after hitting my car. It was an accident or a blessing.” – Andrew Harris. *** Suara UGD membuat punggung Lea terasa nyeri. Seorang anak kecil sedang teriak menangis di ruang sebelahnya yang hanya terlapisi tirai berwarna biru muda. Lea duduk di tepi tempat tidur tipis, menunggu untuk diperiksa oleh dokter. Lea menarik-narik baju lengan Andrew. “Ayo pulang aja, ngeri disini. Nggak suka di rumah sakit.” Andrew berdecak. “Ck. Tunggu dulu ... aku nggak mau lah kalau nanti pulang-pulang aku yang dianggap jelek sama mama kamu. Gimana reputasiku nanti.” Dokter pria yang sudah separuh baya itu masuk ke ruangan Lea. “Kenapa, Bu? Jatuh? Apa gimana?” ucap dokter itu. Sambil melihat kaki Lea yang memar. “Bu?! Oh ... iya, Dokter. Tadi kesandung terus terkili

