Nara dan Saka sudah menikah secara agama sejak mereka pindah ke rumah baru. Siang ini, Nara dan Rina sedang berada di rumah. Hari ini Rina datang membawakan bumbu rujak untuk Nara yang sedang mengalami ngidam. Keduanya tampak akrab duduk di teras. Masing-masing berbaring sambil menikmati angin yang sesekali berembus. “Nar, besok mau ikut nggak?”tanya Rina sambil menscroll layar ponselnya. “Kemana, Tante?” “Belanja, ada produk keluaran terbaru dari IMK,”jawab Rina. Nara menggeleng,”aku nau,sih, Tan, tapi...Daddy pasti nggak izinin aku. Katanya kehamilanku masih rawan, jadi harus banyak istirahat.” Rina melirik perut Nara yang masih datar.”Iya, sih...sayang banget ya. Padahal pastu seru kalau iita belanja bareng. Saka protective banget.” Nara terkekeh.”Iya, Tante. Suami yang siaga.”

