Bab 27

1198 Kata

Saka dan Nara menuruni tangga perlahan, menatap ke arah bawah dengan heran. Di ruang tengah tampak ramai dengan orang dewasa dan juga anak-anak kecil yang berlarian ke sana ke mari. “Ini ada apa, sih?” Saka mendengkus sebal. “Halo, sayangku...maaf kami datang sepagi ini ya.” Rojali menyambut Nara dan Saka yang baru saja menginjakkan kaki di lantai satu. “Bapak, kenapa tidak bilang mau ke sini. Kami kan bisa jemput,”kata Saka. “Ah, nggak apa-apa. Kebetulan kalau hujan deras begini rumah kami banjir, jadi, kami terpaksa mengungsi ke sini,”kata Rokayah. Nara menatap Saka, perasaannya tidak enak. Mungkin saja Saka tidak menyukai kondisi ini. Ditambah lagi, mereka datang bertamu sepagi ini dan mengganggu waktunya bermesraan. “Nggak apa-apa, kan?”tanya Rokayah sambil memeluk lengan Nara.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN