Bab 20

1091 Kata

Keduanya telah siap satu jam kemudian. Lalu mereka segera berangkat. Saka melihat Nara terlihat begitu cantik sore ini. Entah karena sekarang ia tidak lagi melihat Nara sebagai anak seutuhnya atau karena faktor semalam mereka habis bercinta. Sepanjang jalan Nara terdiam, meremas tangannya sendiri. Saka juga begitu, ia pura-pura tidak memperhatikan Nara, padahal saat ini debaran jantungnya begitu keras. Mungkin saja apa yang dikatakan Rina benar terjadi, ia harus siap mengganti status hubungan mereka, jika ia jatuh cinta pada Nara Saka dan Nara berjalan di pusat perbelanjaan, bergandengan tangan dengan malu-malu. Mereka pergi makan, berbelanja, kemudian pergi ke toko buku, membelikan novel-novel dari penulis favorit Nara. Saka juga membeli beberapa buku dan majalah bisnis. Lalu, mereka ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN