Bab 19

1137 Kata

“Iya, habis ini aku kumpulin ya, Dad.” Nara mulai makan. Saka mencuri-curi pandang ke arah gadis itu,melihat bagaimana ekpresi dari Nara. Kenapa sekarang terlihat biasa-biasa saja setelah kejadian semalam, atau Nara memang belum sadar. Saka menghabiskan sarapannya, kemudian bangkit.”Daddy mau mandi dulu ya?” “Oke.” Nara menatap kepergian Saka dengan tatapan penuh arti. Setelah selesai makan, ia mencuci piring dan membersihkan meja dapur. Mungkin Saka membiarkan dapur dan piring kotor begitu saja, menunggu orang datang membersihkan. Sambil mandi, Saka berpikir keras. Setelah ini apa kegiatan yang akan ia lakukan bersama Nara. Seharusnya kejadian semalam tidak ada, jadi ia tidak perlu sepanik ini. Ia juga jadi canggung bicara dengan anaknya sendiri. Pria itu mengehela napas panjang, terin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN