Sudah puluhan kilo jalanan kota disusuri tanpa arah, sudah puluhan lagu pula terputar sepanjang perjalanan dan entah sudah berapa banyak air mata mengalir sepanjang siang hingga penghujung malam. Separuh jiwa terbang bersama kenyataan pahit yang menghempaskan Bara di pengasingan bernama penyesalan. Tidak tahu apa yang sudah diperbuat oleh Bara baik atau buruk, namun itu adalah kecurangan baginya, bahkan Bara tidak mengetahui pilihan sebelum memilih jawaban. Semua itu terjadi begitu saja, dia kehilangan Kaluna namun di sisi lain dia harus sakit mendengar Nana mengalami kecelakaan. Jika saat itu dia punya pilihan menolong Nana, lalu bagaimana nasib Kaluna? Begitu juga sebaliknya. Beberapa jam sudah berlalu, pukulan yang dilayangkan oleh Ragil perlahan menunjukan bekas memar membiru. Sebel

