Bab 24

2226 Kata

Terletak tidak jauh dari pusat kota rumah pantai, ada sebuah kafe bertema bohemian outdoor. Angin sepoi hembusan dari pantai menjadi pendingin alami kafe ini. Nana naik ke atas panggung, duduk di sebuah kursi dengan gitar akustik di pangkuannya. Sorot mata Nana mengamati keramaian yang memadati kursi pengunjung. Ada Bara duduk di tengah keramaian itu, dia menepati janjinya untuk menemui Nana di sebuah kafe yang sudah dijanjikan. Sore itu Bara terlihat sangat tampan sekali dengan kemeja putih dan celana chino bewarna krem. Bara membiarkan tiga kancing bajunya terbuka, menampilkan otot d**a yang terselip antara kerah kemeja. Rambut coklatnya mulai memanjang dengan brewok kecil memenuhi dagu. Tanpa sepengetahuan Nana, di kursi paling belakang ada Ragil yang sedang mengamati adiknya. Tentu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN