Pintu persidangan tiba-tiba terbuka dengan sangat keras ketika sidang sedang berlangsung dan para pejabat sedang bergantian memberi pendapat terkait dengan pertahanan kerajaan untuk menghadapi pembelotan Narth. Semua tatapan beralih menuju satu titik dimana dia sedang berdiri dengan gagah. "Itu Yang Mulia?" Semua orang menatap lekat-lekat sesosok pria yang begitu gagah dan tampan dengan rambut putih keperakan yang menutupi punggungnya. Zaviest mengangkat kaki kanannya, melangkah memasuki ruangan. Seketika ruangan itu menjadi hening, tak ada satu pun yang berani bersuara, bahkan semut yang berjalan pun harus mengendap-endap agar tak diketahui oleh Sang Raja. "Kalian tidak akan menyambutku? Apa aku terlihat seperti hantu?" Suara Zaviest menggema di ruangan itu, semua orang terhenyak hi

