Langit yang membiru itu merampas semua kesadaran Leoxard. Meski matanya nyalang menangkap cerahnya cakrawala, tapi pikirannya melayang jauh meninggalkan raganya. Berhari-hari sudah dirinya berjalan melewati jalan hutan, menghindari orang-orang yang mungkin akan mengenalinya. Tak memiliki tujuan, tempat tinggalnya pun telah terampas, kini kakinya melangkah tanpa arah, berapa kalipun ia mencarj jalan keluar, tak ada satu pun yang bisa menguraikan kebuntuan akalnya. Seekor burung terbang di atas kepala Leoxard, namun sebuah panah melesat cepat menembuh leher burung tersebut hingga tubuhnya terjatuh dengan keras ke tanah. Angan-angan Leoxard kembali dengan paksa, sebuah panah menandakan ada seorang pemburu di sekitarnya. Dia tak bisa menampakkan dirinya. Bebatuan besar menjadi pilihan Le

