"Kau telah merenggut segalanya dariku!" Terus berulang, menggema dalam ruang hampa cahaya, menbuat tubuh ringkih dan rapuh itu menggigil, suara tanpa rupa itu menghantuinya. Rasanya dia ingin berlari, namun semua yang terlihat oleh matanya hanya kegelapan yang tak berujung. "Vizena!" Sebuah tarikan membawanya pada terowongan aneh, ia seolah memasuki dimensi yang lain kemudian tersadar. Matanya terbuka dengan lebar, belum sempat mengumpulkan kembali kesadarannya secara penuh, sebuah hentakan membuat tubuhnya terlonjak hingga tubuhnya semakin erat dalam dekapan Trugeris. "Guru..." Vizena mengamati sekitarnya, menyadari dirinya tak lagi di dalam penjara yang begitu lembab dan hampir tak berudara itu, "Bagaimana aku bisa ada di sini?" "Kami menyelamatkanmu," Ingatan Vizena kembali pad

