Mereka bertiga sudah tidur, dua ranjang di dalam kamar disatukan agar semuanya bisa tidur dengan nyaman sedangkan Gaya dan Sky berbagi karpet di lantai. "Sid sudah cerita soal.." "I'm sorry, it was my fault, aku nggak terlalu merhatiin Yuri." "No..yang aku maksud soal, dia yang nge-gap kamu bareng cewek." Sky tertawa, dengan Sid takkan ada rahasia yang bisa jadi rahasia, ketiga putranya tak bisa berbohong kepada ibunya. "Aku kan sudah bilang Sky, kami cuma bakalan jadi pengganggu, kau tidak bebas lagi berkencan dengan pacar-pacarmu." Mendengar kata pacar-pacar, Sky semakin menyadari kalau Gaya takkan pernah menganggapnya laki-laki baik. "Aku, seperti apa dimatamu Ge?" Tanpa sadar mereka sudah duduk berdekatan, mata Gaya dan Sky beradu. "Kau? entahlah..kau punya banyak sisi yang me

