“Kau mau ke mana?” Wajah Asa terkejut. Gadis itu memandang lengannya yang dicekal oleh Ayu karena hendak ke luar. Temannya yang satu ini pasti tak mau ia pergi. Bagaimana pun, acara mengenai penjelasan UTBK akan dimulai sebentar lagi. Asa tampak gelisah. “Aku harus pergi keluar dulu. Ini gawat.” “Apanya yang gawat?” Kali ini malah Jojo yang menyahut. Pemuda tanpa alis yang duduk di depan Asa itu langsung menoleh ke belakang. Asa semakin tak tenang. Dia melirik ke arah pintu keluar aula berulang kali dan menghela nafas. Gadis berambut panjang yang diikat dua ke bawah itu menunjukkan ponselnya. “Lihat ini!” Ia menyodorkan ponsel dengan ekspresi panik. “Mika dibawa ke BK karena meninju Pak Herman!” “Hah?!” Semua teman sekelas Asa yang sudah ada di aula langsung terkejut. Bagaima

