“Remon sudah gagal ya?” Di suatu ruang yang hanya memiliki sumber cahaya dari lilin, seorang pria paruh baya dengan mata biru tampak menghela nafas. Dia mengangguk lesu ke arah sosok bertudung hitam itu. “Sayangnya, iya. Anak itu kupikir akan loyal pada Rajanya, tapi malah memihak Mika.” Pria yang diketahui merupakan Raja Edward, ayah kandung Mika Jonathan itu, tampak duduk di singgasana dengan muka masam. Tatapan matanya teralihkan ke sosok bertudung hitam yang berdiri di depannya. “Hanya kau yang bisa kupercayai untuk misi ini sekarang. Lakukan tugasmu seperti biasa dan awasi anak itu secara langsung,” sambungnya. Sosok bertudung hitam itu menganggukkan kepala. Suaranya yang berat terdengar. “Saya mengerti, Yang Mulia.” “Paling tidak, misi ini harus dilanjutkan. Selagi pembersihan

