SELAMAT PAGI

325 Kata

Ryan POV Suara orang mengaji dari kejauhan membuatku terjaga. Sejenak kukumpulkan kesadaran untuk kemudian segera menyadari aku tidak tidur sendirian. Kutatap kepala dengan rambut lurus yang tidur berbantal lengan kananku. Hidungnya menempel ke dadaku. Tangan kanannya melingkari pinggangku. Aku senyum. Kenangan semalam menyerangku. Ledakan rasa yang selama ini hanya kunikmati dalam mimpi, semalam mewujud. Perjuangan menjaga kesucian diri, kuakhiri bersamanya. Ketika dia terbangun nanti, semua tidak akan sama lagi.   Aku tidak hendak membangunkannya. Kunikmati saja lembut kulitnya yang bersentuhan denganku di bawah selimut. Kujaga posisi kedua tangan yang sepertinya sejak semalam terus memeluknya. Amy mengeluh pelan, tetapi tetap terlelap. Mungkin, dia sangat lelah dengan perjuangan sema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN