Luka akibat benturan keras dengan gerbong kereta dua minggu yang lalu mengakibatkan bekas luka di kepala, semakin tidak sempurna lagi. Tak apa, yang terpenting Allah Swt. masih memberiku tempat dan waktu untuk semakin dekat dengan-Nya. Cara sederhana untuk selalu berhusnudzon pada Allah Swt. ialah mengambil hikmah, bukan kerugian dari cobaan-Nya. Dan dua minggu lebih ini sudah habis waktu cutiku, sebenarnya masih diberi kesempatan untuk istirahat. Akan tetapi Karanganyar tidak begitu baik untuk pikiranku. Selalu saja ingat akan jawaban gilaku untuk Apta. Kalian tahu kapan terakhir aku bertemu Apta? Ya, saat aku keluar dari rumah sakit, saat dia sibuk sana-sini atur logistik dari gudang ke pengungsian. “Mbak, kalau emang ponselnya hilang, beli lagi lah. Aku mau hubungin susah juga,” tegu

