Chapter 18: Pulang Bersama

1229 Kata

-Rayi- "Bapak mau pulang bareng sama saya? Kenapa?" Kaira malah bertanya. Rayi jadi tengsin. "Eng, kenapa? Nggak apa-apa. Cuma sebagai ucapan terima kasih aja karena kamu barusan udah bantu saya menghadapi Chacha." "Oh." Perempuan itu terlihat canggung. Rayi kemudian teringat cuaca luar tadi yang mendung. "Kayaknya nanti bakal hujan. Kita kan tinggal satu asrama. Saya bawa mobil, jadi nggak apa-apa, kita bareng aja." Kaira masih diam, sementara Rayi melanjutkan paparan alasan yang logis dan realistis untuk mereka pulang bersama. “Nongsa jauh banget lho dari sini, kan kasihan kalau kamu kehujanan." Kaira masih diam. Bersuara beberapa detik setelahnya. "Bapak ... nggak ada niat mau turunin saya di pinggir jalan terus ciprati baju saya lagi kan?" Rayu melongo, kemudian dia mendengus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN