-Rayi- "Makasih ya buat hari ini," ucap Rayi pada Kaira begitu mereka sudah tiba di asrama. Seharian yang luar biasa, diawali dengan pagi hari Rayi minta maaf pada perempuan itu, berakhir dengan mereka pulang bersama setelah menghabiskan waktu berdua begitu lama. "Harusnya saya yang bilang begitu, Pak. Terima kasih banyak sudah ditraktir dan ditemani melihat sunset," balas perempuan itu dengan penuh senyum. "Kapan-kapan mau lagi?" Rayi bertanya tanpa beban. Wajah Kaira yang mengernyit membuatnya tersadar bahwa dia terbawa suasana. "Sebagai teman, maksud saya." Cepat-cepat Rayi mengatakan maksudnya. "Teman saya nggak banyak sebetulnya, selain orang kantor. Teman-teman kampus ...." Rayi teringat si Armada yang sudah akan menikah dengan mantan pacarnya. Sementara teman-teman kampus Ray

