-Kaira- “Good job, Kaira,” puji Rayi begitu mereka sudah kembali ke mobil. “Kamu bisa berakting dengan baik, nggak kelihatan sama sekali kamu tadi habis nangisin dia.” “Iya, Pak. Semua karena Bapak.” Kaira membalas dengan penuh terima kasih. “Terima kasih ya Pak." "Santai. Kan semua ini rencana saya. Saya malah ikut senang." "Iya, bagus banget rencana Bapak. Saya nggak nyangka bakal bisa begitu di depan dia. Makasih Bapak udah buat saya berani," ucap Kaira lagi. Tanpa Rayi, memang sudah dipastikan hari ini akan berakhir dengan Kaira tidur di asrama berselimut tangis dan duka. Tapi hal itu tidak terjadi, dia malah bisa membalas ucapan Ilman tanpa ragu dan membuat lelaki itu kaget. Semua karena bantuan Rayi di sebelahnya. "Tapi ini motor saya ketinggalan lagi, Pak.” Ia terkekeh pelan, b

