Operasi Arum baru saja selesai. Semua menunggu dengan cemas dan tidak sabar hingga Arum sadar dari pengaruh obat bius. Pram tidak bisa menelan apa pun hingga siang hari. Trining mencoba membujuknya untuk makan, namun pria itu menolak dengan gelengan lemah. Anggar juga Pedro memilih kembali ke rumah untuk memeriksa kondisi selama mereka pergi. Genta terlihat sedang bicara dengan Sayekti juga Sri. Begitu melihat Anggar dan Pedro, Genta mendekat lalu menanyakan kabar Arum. “Baru selesai operasi. Semoga hasilnya bagus kali ini,” balas Anggar dengan wajah lelah. “Aku butuh minum dan jangan katakan kopi. Aku sudah cukup menelan bergelas-gelas di rumah sakit,” keluh Pedro. Genta tersenyum dan mengatakan untuk Pedro menunggu. Tidak lama, Genta keluar dengan empat botol bir di tangan. Anggar

