Nyali Untuk Melawan

1154 Kata

Malam belum begitu larut. Pukul sepuluh baru lewat lima menit, Pram kembali dari rumah sahabatnya. Sementara Janur masih mencari tahu mengenai Rengganis dan sosok misterius yang hampir melalap jiwa Uci, Sulis akhirnya datang dengan wajah pucat. “Terima kasih ya, Dek. Kalo ndak ada sampeyan, istriku udah nggak selamat,” ucap Sulis dengan wajah tegang. “Sama-sama, Pak Sulis. Kulo juga kebetulan lewat,” sahut Janur dengan sungkan, karena Sulis tidak berhenti mengucapkan terima kasih. “Kenapa bisa melebar begini? Ti, kamu yakin kalo Rengganis nggak lagi ada?” tanya Pram masih syok dengan cerita yang menimpa istri Sulis. “Bukan nggak ada, Paklek. Tapi dia bukan penyebab p*********n tadi. Rengganis masih ada di lumbung padi, tapi nggak tahu gimana caranya dia bisa keluar dari badanku. Kita n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN