Cengkeraman Samira

1129 Kata

Sendang sumber air utama di desa Bedono tampak masih ramai. Mereka memanfaatkan suasana Ramadhan untuk menuntaskan berbagai hal seperti mencuci karpet dan perabot rumah tangga yang berat. Mungkin mengingat malam hari jauh lebih mudah dan tidak terikat puasa, para wanita sibuk menyikat karpet, gorden juga beberapa taplak untuk persiapan lebaran. Hujan sudah berhenti dan mereka kian bersemangat sembari mengobrol tentang banyak hal. Topik seputar kehidupan, kebutuhan dan bahkan gossip yang selalu hangat untuk dibicarakan, keluarga Amandaru. Istri Sulis, Uci, terlihat sudah rampung dan memasukkan cucian bersih ke dalam keranjang lalu menggendong di punggung. “Aku duluan ya, Mbakyu!” pamit Uci pada semuanya. Semua melambaikan tangan dan kembali sibuk mencuci. Hatinya ingin segera pulang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN