Rumah Tersegel Iblis

1439 Kata

Setelah menarik napas kuat-kuat, Pedro itu menyulut kertas sebagai bahan bakar untuk menghanguskan kotak hitam. Api mulai menjalar dan membakar kertas juga kotak yang terbuka. Ketiganya menunggu dengan lantunan doa yang tidak terputus. Meski teriakan nyaring cukup menggetarkan jiwa, namun mereka tidak ada yang berniat untuk berhenti. Seiring seluruh benda dalam kotak terbakar, teriakan wanita itu pun melemah. Hingga akhirnya hanya terdengar gedoran pintu saja. “Ap-apakah semua sudah selesai?” tanya Alin dengan sangat pelan dan takut. Pedro menelan air ludahnya yang mengering. “Sepertinya semua sudah usai, kecuali mayat hidup di atas,” sahutnya dengan helaan napas kesal. Genta menajamkan telinganya dan gedoran itu sepertinya bukan dari pintu basemen. “Aku pikir itu bukan dari pintu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN