Sialan... Kenapa parajuritku ada disini? Bukanya mereka prajurit perbatasan. Yinwa mengepalkan ke dua tangannya. Tatapan itu semakin menyorot tajam. Beberapa langkah beberapa prajurit dengan langkah kaki beriringan. Beberapa baju besi lengkap. Dan, pedang di samping pinggang kirinya. Dan, bagian belakang prajurit menggunakan sebuah tombak kayu. Baju besi hitam dan pelindung kepala terbuat dari besi. Seperti akan berperang dengan para musuh. Wuussss.... Suara angin yang berhembus terdengar terngiang di telinganya. Seakan ingin mencengkeram telinganya. Debu dan beberapa daun tiba-tiba berhamburan memutar di depannya. Menghalangi pandangan mata Yinwa untuk menatap kemana mereka pergi. Kedua mata tak berhenti mengawasi. Seorang jendral di depannya. Dengan pakaian lengkap, baju besi teba

