"Siapa kamu?" tanya Jendral utara. Kedua mata itu mulai menyorot tajam. Percikan api kekesalan menyambar di matanya. Seorang laki-laki yang sedang berada di atas kuda itu. Tak henti terus menggerakkan kudanya. Dia mencengkeram tali sangat erat. Sengaja hampir membunuh musuhnya sendiri. "Kamu tidak perlu tahu siapa aku." seorang wanita dengan penutup topi yang terbuat dari kayu bambu di kepalanya. Dan, di hiasi renda warna putih mengelilingi topi itu. Wanita itu memakai penutup mulutnya. Agar tak satu orang yang akan mengenalinya. "Ceoat seret dia kemari." pinta jendral utara. Dia tidak berhenti terus meminta para prajuritnya untuk menyerang. Dnegan kekuatan pedang dan keseimbangan yang di miliki wanita itu. Dia begitu pihaknya melawan hampir lima belas prajurit sekaligus. Suara benturan

