Siang ini, terasa jauh lebih terik dari biasanya. Matahari berada tepat di atas kepala, panasnya cukup menyengat—seolah siap membakar apa pun yang lupa berlindung. Di sebuah restoran, udara terasa berat dan lengket. Pendingin ruangan seakan tak mampu mengalahkan panasnya cuaca hari ini, kipas yang berputar—seolah tengah memindahkan panas dari satu meja ke meja lain. Aroma minyak dan bumbu bercampur dengan aroma pelanggan. Pelayan mondar-mandir dengan wajah lelah, peluh di dahi, dan pakaian yang sudah basah dan memberikan gambaran samar mengenai lekuk tubuh mereka. Restoran itu tak terlalu ramai dan Elara sengaja memilihnya, perempuan itu memang menyukai datang ke tempat-tempat yang tidak terlalu ramai, tetapi cukup membuatnya merasa tenang dan aman. Penampilan Elara yang begitu sederha

