"Halo," ucapku. "Al, kamu di mana? Kakakmu kecelakaan, Al!" Apa?!" * "Kenapa, Al?" tanya Mas Mirza dengan melihatku penuh tanda tanya. "Kak Rasyid, Mas. Katanya dia kecelakaan," kataku sendu. "Innalillahi, di mana? Di luar kota?" "Tidak, dia sedang ada di kota ini. Tadi pagi dia pergi ke kantorku, tapi ... barusan Dion mengabarkan kalau Kakak kecelakaan." Hatiku tidak baik-baik saja. Aku bingung, antara harus pergi dan bertahan. Kalau aku pergi, bagaimana dengan Mas Mirza, di sini. Reza sama Mama, belum juga kembali. Disisi lain, aku juga khawatir dengan keadaan Kakakku. Bagaimana keadaan dia sekarang. "Pergilah, temuai Kakakmu. Dia sedang membutuhkanmu," ujar Mas Mirza. "Nanti saja, jika Reza atau Mama sudah kembali." Akhirnya aku mengambil keputusan. "Aku tidak apa-a

