Bab 16 POV Mirza 2

1798 Kata

Beberapa pesan balasan, Aletta kirim padaku, tapi aku mengabaikannya. Aku pun akhirnya mematikan ponselku, menghindari semua rentetan pertanyaan yang Aletta berikan. Beberapa hari aku di rumah sakit, akhirnya aku pulang ke rumah orang tuaku. Sebenarnya dokter tidak menyarankanku untuk pulang, tapi aku yang memaksa. Lebih baik aku menjalani perawatan di rumah saja. Mungkin suasana rumah bisa membuatku lebih tenang. 'Aletta, sedang apa dirimu di sana. Mungkinkah kau sekarang sedang menangis? Aku harap tidak.' "Mirza, kita sarapan, yah. Biar Mama yang dorong kursi rodamu," ujar Mama. Sejak pulang dari rumah sakit, kakiku jadi sulit untuk berjalan. Alhasil, aku menggunakan kursi roda untuk membawa tubuhku. Papa dan Reza sudah berada di meja makan. Menikmati sarapan paginya. "Makan y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN