Tubuh Terindahku.

1311 Kata

Ah lagi-lagi Nila merasakan tubuhnya tanpa busana yang menutupi. Sebenarnya ini yang kedua kali ia bangun dan tak memakai apapun. Dan ia tahu benar ulah siapa. "Kamu cantik." Deg. Nila memerah karena tiba - tiba mendapatkan ucapan manis. Sejak ia bertemu dengan Anggara tiga tahun yang lalu, belum pernah pria itu mengatakan ia cantik. Nila bahkan hampir tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Aku tidak bermimpi, Kan? tanya Nila dalam hati. Ia mencubit pipinya karena memang tidak percaya jika Anggara mengatakan hal semanis itu. Apalagi ia baru saja bangun tidur. Anggara seolah tidak perduli dengan sikap Nila yang kebingungan. Pria itu mendekat dan mencium tangan Nila. Sikapnya begitu lembut. Rambut Nila bahkan berdiri karena merinding. Astaga, apa dia kerusakan hantu hutan!? jerit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN