Tiga Belas

1217 Kata

Pagi-pagi saat Edwin bangun sudah tercium harum masakan dari dapur, benar-benar nih calon istri idaman, bangunin calon suami dengan cara romantis, masakan yang enak pastinya dan mengundang selera makan. Ed melangkah ke luar kamar dan mendekati Mei yang memasak dan memeluk pinggangnya dari belakang. Mei kaget dan menoleh. "Eh, mandi sana kak, bentar lagi siap kok," ujar mei risih karena keringatnya di mana-mana. "Masak apa Mei?" tanya Ed. "Masak yang ringan aja kak, sup jamur enoki, dikasi pentol ayam, sama tofu, enak nih ringan buat sarapan, sana kak ah, aku keringeten nih, kecut," ujar Mei mematikan kompor dan berusaha melepaskan pelukan Ed di pinggangnya. "Kata siapa kecut, tetep harum kok, bener," ujar Ed sambil menciumi ujung kepala Mei. "Ayo cepet mandi kak, katanya mau ngantar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN