Ketika sedang berjalan menuju kamarnya tak sengaja Diva mendengar suara percakapan di ruang tamu. Ia membatalkan niatnya untuk masuk ke kamar dan memilih berbalik. Ia penasaran pada ayahnya yang sedang berbicara, entah berbicara di telepon atau ada orang lain yang menemaninya. Sampai di sana Diva bisa melihat ayahnya berdiri menghadap jendela dengan ponsel menempel di telinganya, serius dengan isi pembicaraan hingga tidak menyadari bahwa putrinya berdiri di belakang mendengar semuanya. "Jadi, apakah Pak Danang sudah memikirkan apa yang saya katakan waktu itu?" "..." "Bagus. Anda telah mengikuti saran saya. Sudah sejauh apa Anda melakukannya?" "..." Pak Suryono tampak mengangguk. Lalu beliau melanjutkan dengan senyum lebar di bibirnya, "Terima kasih atas pengertiannya, Pak. Dan sa

