Chapter 20 : Rejection

1646 Kata

"Oh s**t! Gue kesiangan!" ujarnya dengan terkejut setelah melihat jam di layar ponselnya. Seharusnya setelah subuh tadi ia tidak membaca buku di atas ranjang sehingga tidak membuatnya tidur di sana hingga pukul setengah delapan. Sekarang ia menyesalinya. Milan pun segera pergi ke kamar mandi dan bersiap. Setelah ini pasti Liam akan segera datang dan ia belum siap sama sekali. Sangat buruk. "Pake baju apa gue?" tanyanya bermonolog sendiri seraya melihat satu persatu baju yang tergantung rapi di lemarinya. Tangannya meraih baju yang tergantung di paling kanan tapi diletakkannya lagi. Tidak mungkin ia memakain baju seformal itu. Milan menutup lemarinya lalau beralih pada lemari di sebelahnya. Ia mengambil sebuah kemeja hijau army dan celana jeans. Itu lebih baik. Tak lupa ia mengoleskan rias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN