"Mau kemana sih? Emang masih jauh? Kayaknya tadi gue berangkat deket deh, kurang dari sepuluh menit," ujar Milan yang duduk di belakang Arkan. Laki-laki itu melirik kaca spion yang menampakkan wajah Milan yang tengah menatapnya. Tampaknya gadis itu tahu jika ia tidak mengantarkannya pulang. Tadi ia ingin melakukan ini lain kali tapi karena Dewi Fortuna sedang berpihak kepadanya, maka ia akan gunakan waktu ini sebaik mungkin. "Gue mau ngajak lo ke suatu tempat, gue jamin hari ini lo akan tersenyum terus sampai tidur nanti, dan jangan khawatir, gue pasti nganter lo pulang dengan selamat, gak akan gue biarin lo terluka sedikit pun, gue udah janji sama bokap lo," jelas Arkan panjang lebar. Sontak Milan membelalakkan matanya ketika ia mendengar kalimat terakhir Arkan. "Lo ngomong apa sama bo

