Chapter 15 : Touch Her

1617 Kata

Gadis itu menenggelamkan kepalanya ke dalam lipatan tangan yang ada di atas meja. Lalu diangkatnya lagi kepala itu hingga sinar matahari kembali mengenai wajahnya. Seharusnya Arkan tidak melakukannya. Ia rasa kali ini ia sudah melakukan kesalahan. Bukan karena tidak enak dengan Pak Lingga, tapi karena Arkan yang masuk ke dalam kelasnya membuat beberapa gosip mulai mengudara diseantero Meghantara. Buktinya tak biasanya para anggota OSIS menatapnya sinis pagi ini. "Image gue jadi tercoreng kalau gini ini, paling enggak gue harus menangin beberapa lomba di semester ini dan mengembalikan keadaan seperti semula," ujarnya pada dirinya sendiri. Menjauhi Arkan justru tak memberikan efek apapun karena yang ada ia akan semakin sering bertemu laki-laki itu. Milan beranjak dari kursinya lalu melang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN