Chapter 16 : Between Us

1696 Kata

Setibanya di rumah sakit, Arkan segera mencari nomor kamar yang sudah dikirimkan mamanya. Dengan setengah berlari, ia melewati koridor bercat putih itu satu persatu sampai menemukan kamar yang dituju. Arkan membuka knop pintu dan menemukan Sarah, mamanya tengah duduk di samping pria itu dengan menggenggam tangannya. Pasti mamanya begitu mencintai pria itu hingga memutuskan bertahan sampai sekarang. "Ma," panggilnya lembut seraya berjalan mendekat menghampiri laki-laki itu. Wanita paruh baya tersebut menoleh lalu tersenyum pada Arkan. "Udah makan?" tanya Arkan pada Sarah dengan raut wajah khawatir. Ia hanya takut jika mamanya akan jatuh sakit jika terus menerus begini. "Belum, tapi mama masih kenyang tadi barusan makan, kamu udah?" jawab Sarah yang masih setia menggenggam tangan Adam y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN