Chapter 34 : Stepbrother

2120 Kata

Kedua matanya perlahan terbuka. Menampakkan jajaran kursi reot yang tertumpuk berantakan di depannya. Saat kesadarannya sepenuhnya telah kembali, ia tidak bisa berbicara karena mulutnya yang telah ditutup rapat dengan lakban serta kedua kaki dan tangannya yang terikat. Dimana ini? Batin Milan. Sampai ia teringat, terakhir kali ia diculik oleh dua orang laki-laki. Sontak Milan mengedarkan pandangannya tapi tidak menemukan seorang pun di sini. Gelap dan pengap. Ia mencoba berteriak tapi percuma, tidak ada yang bisa mendengar. Tak lama seseorang masuk ke dalam ruangannya, itu seorang perempuan yang mengenakan seragam seperti dirinya. Matanya memincing pada lengan kiri seragam perempuan itu dan menyadari jika itu bedge sekolah SMA Adhitama. Otaknya kembali memutar ulang ucapan Andreas malam i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN