BAB 26

1059 Kata

Rumah besar bergaya eropa klasik itu terlihat temaram dengan pencahayaan minim. Sang pemilik rumah memang sengaja tidak menyalakan semua lampu kristal indahnya meski hari sudah merayap gelap. Suasana malam yang temaram dengan sinar rembulan yang menyusup melalui jendela besar, menjadi kesukaannya. Pria bertubuh gempal itu menyamankan duduknya di sebuah sofa besar yang menghadap langsung ke sebuah jendela besar. Sebatang cerutu yang menjadi teman setianya, selalu ia sesap sembari menikmati setiap aroma yang dihasilkan. Sensasi nikotin yang didapatnya, selalu bisa membuatnya berpikir jernih. Kesenangannya sedikit terusik ketika seseorang bertubuh tegap berdiri di sampingnya. Pria tegap itu membungkuk sedikit kemudian mendekat untuk bisa melihat sang pemilik rumah lebih jelas. "Bagaimana?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN