BAB 23(b)

1007 Kata

Satria mengucapkannya begitu saja. Rara tidak mempercayai pendengarannya. "Apa?" "Jadilah kekasih saya. Jadikan gosip itu kenyataan hingga tidak akan menjadi bahan omongan lagi," jelas Satria. Rara menatap manik hitam di hadapannya itu. Tidak ada kebohongan di dalamnya yang justru membuat Rara gugup. "Saya sudah jatuh cinta sama kamu sejak pertemuan pertama kita. Saya selalu berusaha berada di dekat kamu, selalu ada saat kamu membutuhkan, agar kamu sadar apa yang selama ini saya rasakan." Satria menggenggam jemari Rara, meremasnya lembut. Tatapan penuh cinta itu, ia berikan dengan tulus kepada gadis di hadapannya. Meski dengan hati bergetar, akhirnya Satria berhasil mengungkapkan apa yang ia rasakan selama ini. "Aku—" "Saya tidak memaksamu menjawabnya sekarang," potong Satria cepat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN